TMS (Transcranial Magnetic Stimulation) menggunakan medan magnet untuk menstimulasi area otak tertentu. Prosedur ini bersifat non-invasif, dilakukan dalam keadaan sadar, dan tidak memerlukan pembiusan.
- Penentuan area sasaran berdasarkan hasil asesmen.
- Sesi stimulasi terjadwal dengan durasi yang telah ditetapkan.
- Pemantauan kondisi pasien selama dan setelah sesi.
- Evaluasi berkala untuk menilai respons terhadap terapi.
Kelayakan TMS ditentukan melalui pemeriksaan terlebih dahulu, karena tidak semua kondisi sesuai untuk prosedur ini. Tenaga medis kami akan menjelaskan pertimbangannya secara terbuka.


